Blog EntryWRITER'S BLOCKJan 15, '07 9:08 PM
for everyone
At a Loss for Words






Kolom: Agusti Anwar


Hare gene macet nulis?” Itu pertanyaan gaul di lingkungan sebuah forum penulisan guna memberi semangat para peminat yang terganjal ide tak tahu mau menulis apa.

Faktanya memang, bukan saja yang pemula yang suka macet dan termenung di depan komputer, kehilangan kata-kata. Penulis profesional sekali pun, yang hidup justru dari kegiatan menulis, pasti pernah mengalami situasi seperti ini. Inilah yang disebut writer's block; situasi yang mengerangkeng sang penulis dalam status quo, macet tak ada langkah maju. Secara psikologis ia disebut terkait dengan depresi dan anxiety yang menandai adanya disorder pada frontal lobe dari otak seseorang.

Fenomenanya bisa saja separah situasi black out, betul-betul gelap tak ada cahaya, maupun seringan kehilangan pilihan kata belaka. Ada yang terpenjara sampai sangat lama, ada yang cepat saja berlalu dan maju lagi.

Coba lihat dalam film-film. Cukup sering kita saksikan adegan seorang tokoh yang mentok tak punya ide dan berulang-ulang merobek dan membuang kertas yang telah dituliskannya. Kalau dalam film kartun yang hiperbolis, tentulah kertas yang disobek dan dibuang itu akan menumpuk sampai menggunung. Macet!

Waktu mahasiswa biasanya tekanan untuk menulis itu sangat terasa. Mulai dari makalah sampai skripsi. Terutama yang terakhir ini, bagi sebagian mahasiswa bisa berbulan atau bertahun lamanya proses penulisan yang berlangsung. Betul-betul merupakan saat-saat yang menekan dan membuat frustrasi.

Penulis novel pun sering menghadapi hal ini, macet pada draft yang tak maju-maju. Sebagian bahkan bertahun-tahun. Kalau anda pernah menonton film Finding Forester yang dibintangi Sean Connery, itu adalah kisah seorang penulis novel berkepribadian tertutup (reclusive), William Forester, yang hanya menghasilkan sebuah karya besar dan itu satu-satunya karya yang dihasilkan hingga bertahun-tahun. Tentu ada banyak contoh lain, termasuk dalam dunia nyata. Penulis Amerika Henry Roth (1906-1995), misalnya, mengalami masalah ini secara kronis yang berlangsung sampai enam dekade.

Memang penghalang yang dihadapi masing-masing orang dapat saja berlainan. Ide atau inspirasi bisa saja sama sekali tidak datang. Dalam sebuah serial komedi Seinfeld (season 7), Jerry bahkan mempercandakan Elaine yang berprofesi sebagai penulis katalog produk komersil, karena macet dan bingung tidak tahu mau menuliskan apa tentang sebuah produk sepatu gunung. “Catalaog writer's block?” sindir Jerry.

Karena sudah menjadi 'penyakit umum' seperti layaknya flu atau pusing, berbagai resep telah disarankan untuk mengatasi masalah ini. Anda dapat mencari dan memilih berbagai langkah cepat yang ditawarkan. Namun, tentunya juga seperti flu dan pusing, tidak semua merek obat yang diiklankan akan mujarab bagi semua orang. Dosis masing-masing bisa berlainan.

Yang jelas, writer's block lebih sering berasal dari diagnosa psikologis diri penulis itu sendiri. Seringkali ambisi untuk menghasilkan sebuah karya tulis yang luar biasa akan menjadi beban penghalang yang sangat berat. Tidak jarang bahwa target besar menjadi batu penghalang yang dipasang sendiri di depan mata, bahkan sebelum betul-betul memulai.

Memang tanpa ambisi besar pun, menulis tidak selalu mudah dilakukan. Selalu saja ada seribu satu alasan yang membuat kita gagal atau terus menunda untuk menorehkan kata pertama itu. Jika ini yang terjadi pada anda, saran terbaiknya bukanlah mencari selusin pembenaran lain, tetapi langsung tuliskan saja kata itu, apa pun ia.

Biasanya, apabila kita takut melakukan sesuatu, resep terbaik untuk mengatasinya (jika memang perlu diatasi) justru dengan spontan melakukan apa yang ditakutkan itu. Face your fear, kata orang; dan kita dapat saja akan heran sendiri ketika ternyata setelah dihadapi, masalah yang tadi terasa sangat berat ternyata hanya ringan saja.

Writer's block? Aha! Saya merasa mengalami masalah ini sejak beberapa waktu belakangan: walau pun demikian banyak yang singgah dan menggumpal di kepala, mereka tetap tidak tumpah menjadi jalinan kata-kata seperti yang diinginkan. Herannya, alasan pembenaran bagi saya untuk membiarkan pengganjal itu berkuasa adalah tuts huruf k pada laptop saya.

Mmm, beberapa waktu yang lalu, ketika membersih-bersihkan debu barisan keyboard di halaman laptop, tuts huruf k macet dan ketika saya coba perbaiki malah semakin rusak, sehingga kalau tidak ditekan keras, huruf k tidak akan tertulis di layar, padahal semua tuts yang lain tetap lembut. Begitu saja, soal huruf k telah berubah menjadi pengganjal yang membuat malas menulis.

Bayangkan betapa mudahnya tercipta alasan untuk mengganjal kreatifitas. Masing-masing kita dapat saja memiliki beragam alasan untuk tidak jadi produktif---writer's block itu.

Masih belum puas? Saya pun jadi teringat sebuah karikatur di blaug.com di atas. Adegannya, Stan mengatakan bahwa ia tidak tahu mau menulis apa di blognya hari ini, yang justru dijawab ringan oleh temannya, “That hasn't stopped you from writing about nothing before, Stan”.

Persis itu pula alasan mengapa saya menulis soal writer's block ini.


Senin, 15/01/2007 (Liburan Martin Luther King's Day)



38 CommentsChronological   Reverse   Threaded
deetopia wrote on Jan 15, '07
“That hasn't stopped you from writing about nothing before, Stan”.
He..he...he.... lucu... ^_^
Saya juga lagi menghadapi writer's block nih.
agustianwar wrote on Jan 15, '07
Saya juga lagi menghadapi writer's block nih.
Asal jangan lama-lama aja ya dee.....
rinrinjamrianti wrote on Jan 15, '07
Saya pun jadi teringat sebuah karikatur di blaug.com di atas. Adegannya, Stan mengatakan bahwa ia tidak tahu mau menulis apa di blognya hari ini, yang justru dijawab ringan oleh temannya, “That hasn't stopped you from writing about nothing before, Stan”.
lutuuuu sekali.... :D
ayooo menulis hehe
latifabdul wrote on Jan 15, '07
Menurut pengalaman saya selama ini...yaa terkadang kita tidak bisa menulis...pikiran kosong saja...mungkin juga sudah jenuh,,,atau capek..jadi otak tidak bisa bekerja.
Sebaiknya kita istirahat dan jalan jalan keluar kota atau kegunung gunung mencari rekreasi..nanti keluar inspirasi baru...kemudian kata demi kata akan keluar dari otaknya.....kalau keluarnya lancar rasanya lega sekali...
Wassallam Anwar...selamat tahun baru 2007,semoga tahun ini tahun yang lebih sukses buat kita semua...karena angka tujuh di belakang nya.Insya ALLAH
tianarief wrote on Jan 15, '07
sama mas. saya juga terkadang macet saat mau menulis, terutama tulisan feature. padahal, kerjaanku sehari-hari kan menulis. :)
peduli wrote on Jan 15, '07
Kalau saya koq malah sebaliknya ya pak, ingin sekali 'berhenti menulis' (baca : tidak banyak muncul kisah 'duka') di blog saya :)
agustianwar wrote on Jan 15, '07
ayooo menulis hehe
Ayo doong.....viva para penulis...........
agustianwar wrote on Jan 15, '07
Sebaiknya kita istirahat dan jalan jalan keluar kota atau kegunung gunung mencari rekreasi..nanti keluar inspirasi baru...kemudian kata demi kata akan keluar dari otaknya.....kalau keluarnya lancar rasanya lega sekali...
He he he....ini dia solusi yang enak...asal jangan abis jalan-jalan malah capek dan menjadi alasan baru untuk tidak jadi menulis....he he he.....thx uda...
agustianwar wrote on Jan 15, '07
sama mas. saya juga terkadang macet saat mau menulis, terutama tulisan feature. padahal, kerjaanku sehari-hari kan menulis. :)
Iya Mas Tian, sebetulnya semua orang, baik yang profesional atau bukan, pernah mengalami writer's block...sangat manusiawi... Yang menjadi masalah kan kalau berlarut-larut.... Dalam kasus Mas Tian, kalau macet lama-lama malah bisa berbahaya ya nggak? Bahkan, bagi kita semua yang 'kantoran' pasti harus cepat mengatasi masalah macet ini, karena sangat mungkin pekerjaan terkait dengan tulis menulis juga.....salam...
agustianwar wrote on Jan 15, '07
peduli said
Kalau saya koq malah sebaliknya ya pak, ingin sekali 'berhenti menulis' (baca : tidak banyak muncul kisah 'duka') di blog saya :)
He he he....saya kena deh ini Kosi....memang kalau Kosi jarang membuat entri baru, berarti kisah duka berkurang...dan itu tentu baik.... Tetapi, kalau macet menulis juga menjadi masalah, karena berita duka pun harus dituliskan dengan baik agar sampai dan mendapat perhatian.....buah simalakama deh ini....
jampang wrote on Jan 15, '07
karena saya lagi enggak mood nulis, jadi nulis di reply ini aja, Pak :)
luvhoney wrote on Jan 15, '07
jampang said
karena saya lagi enggak mood nulis, jadi nulis di reply ini aja, Pak :)
sammmaaaa :)
bananatalk wrote on Jan 15, '07
FInding Forester! Suka banget sama film itu :D

Menulis tentang alasan mengapa tidak menulis. Ya ya... terdengar familiar sekali hehehe...
Resep yang jitu buat saya: kalo mentok, berhenti, ganti dengan membaca. Membaca sambil ngemil kek, makan es krim kek, jalan-jalan kek, apa aja lah.
Kalo blok-nya akut banget sampe bikin bosen, ngacir deh. Jalan-jalan, window shopping, main sama anak... hihihi...
diaz2000 wrote on Jan 16, '07
Menulis memang lain dengan hanya asal bicara, sebab menulis perlu dipikirkan masak-masak, karena hasil karya tulis kita akan lebih lama terekam dan selalu dibaca orang. Makanya untuk menulis perlu ketelatenan dan kesabaran. Problem writer's block juga saya alami, kalo lagi stag sulit untuk mengoperasionalkan apa yang ada di pikiran kita menjadi kata-kata. Tapi yah terus aja berusaha untuk menulis sebisa kita. TFS Bang.
gitasinta wrote on Jan 16, '07
Waktu mahasiswa biasanya tekanan untuk menulis itu sangat terasa. Mulai dari makalah sampai skripsi. Terutama yang terakhir ini, bagi sebagian mahasiswa bisa berbulan atau bertahun lamanya proses penulisan yang berlangsung. Betul-betul merupakan saat-saat yang menekan dan membuat frustrasi.
Like what happens to me now :-)
Frustrating and depressing...
amarellia wrote on Jan 16, '07
aku gak tau apa aku pernah ngalamin writter's block...
tapi pastinya aku sering putus asa dengan "bahasaku"...
deshinta wrote on Jan 16, '07
kalau saya krn mood......
masha allah, saya tidak menyangka, kehilangan adik bisa membuat saya kehilangan hampr separuh diri..........
arishu wrote on Jan 16, '07
Mas Anwar, kalau saya menulis karena ingin membaca. Tapi karena banyak yg harus dibaca, eh jadinya malah gak nulis-nulis hehehehe. Btw thanks sharingnya, jadi pengen nulis lagi nich. Salam.
agustianwar wrote on Jan 16, '07, edited on Jan 16, '07
Ini namanya "reply writer's block"...he he he.....salam...
agustianwar wrote on Jan 16, '07
Menulis tentang alasan mengapa tidak menulis. Ya ya... terdengar familiar sekali hehehe...
Betul, sangat familiar, tapi toh ada gunanya kan? Poinnya tentunya, apa pun bisa ditulis, bahkan untuk sekedar memecah kebekuan itu sendiri.... Faktanya sih lain orang lain cara untuk mengatasi masalah seperti ini, ya kan, termasuk jalan-jalan.... Asal jangan sampai jadi Forrester saja, atau bahkan Roth....salam....
agustianwar wrote on Jan 16, '07
Tapi yah terus aja berusaha untuk menulis sebisa kita.
Ini dia kuncinya kan mas....tetap saja dan pasti bisa....... Adanya blog sebetulnya peluang latihan yang luar biasa baik khususnya bagi kita semua di Indonesia, mengingat tradisi menulis masih belum mapan.....
agustianwar wrote on Jan 16, '07, edited on Jan 16, '07
tapi pastinya aku sering putus asa dengan "bahasaku"...
Ah masa sih? Untungnya tulisan di blog bisa sangat informal kan, tergantung bagaimana kita menentukan garis batasnya sesuai yang diinginkan...ya kan? (Selamat atas arus kunjungan di blognya yang semakin gencar....) salam, Anwar.
agustianwar wrote on Jan 16, '07
Like what happens to me now :-)
Frustrating and depressing...
But, don't let it get on you..... Barangkali langkahnya dapat pula break and redirect; by approaching the issue from different angles.... good luck Gita....
agustianwar wrote on Jan 16, '07
masha allah, saya tidak menyangka, kehilangan adik bisa membuat saya kehilangan hampr separuh diri..........
Kehilangan orang-orang yang disayang memang bisa luar biasa pengaruhnya Des...
(Saya, sejak kehilangan Ibu empat tahun yang lalu, setiap kali ada yang bicara atau menyinggung tentang figur ibu, apalagi kalau yang sedih, serta merta basah di ujung mata, tak bisa tertahan....)
agustianwar wrote on Jan 16, '07
arishu said
saya menulis karena ingin membaca. Tapi karena banyak yg harus dibaca, eh jadinya malah gak nulis-nulis hehehehe.
Pertanyaannya, mana dulu telor apa ayam ha ha ha...... Selamat menulis (eh membaca) ria...
bambangpriantono wrote on Jan 17, '07
Alhamdulillah dah sembuh nih...hehegehehehe
agustianwar wrote on Jan 17, '07
Alhamdulillah dah sembuh nih..
Thx---tapi nggak juga sih cak, tuts huruf k tetap macet he he he...
ekape wrote on Jan 17, '07
Saya ingiiin sekali bisa menulis. Seringkali terlintas ingin menuliskan sesuatu,entah apapun itu,tetapi seringkali pula mentok saat merangkai kata.
Terima kasih pak,sudah berbagi.
imamisnaini wrote on Jan 18, '07
Terima kasih Mas, telah berbagi....
Ini sangat sering terjadi. Padahal komputer sudah on, tangan sudah di keyboard, ide sudah ada tapi berseliweran...giliran buat tulisan satu katapun tidak terbentuk...hehehe..
agustianwar wrote on Jan 19, '07
ekape said
Saya ingiiin sekali bisa menulis. Seringkali terlintas ingin menuliskan sesuatu,entah apapun itu,tetapi seringkali pula mentok saat merangkai kata.
Dengan ng-blog kan sebetulnya telah asyik menulis; paling tidak merupakan peluang latihan yang luar biasa....selamat menulis ria ya.....salam, Anwar.
agustianwar wrote on Jan 19, '07
Ini sangat sering terjadi. Padahal komputer sudah on, tangan sudah di keyboard, ide sudah ada tapi berseliweran...giliran buat tulisan satu katapun tidak terbentuk...hehehe..
Masalah semua kita kok itu Mas....kadang-kadang stuck, eh kadang-kadang menggebu-gebu...yang penting mari terus menulis....salam...
imamisnaini wrote on Jan 19, '07
yang penting mari terus menulis....salam...
Ya Mas...dan alhamdulillah banyak teman-teman Mpers yang memberikan semangat.
anionghasiyo wrote on Mar 18, '07, edited on Mar 18, '07
"Heh heh heh, membaca artikel ini saya jadi semangat lagi. Ternyata macet menulis ini bukan hanya milik saya yang baru tertatih-tatih belajar menulis tapi juga miliknya Mas Agusti Anwar. Bedanya, Mas Agus terganjal oleh tuts k yang tidak muncul di layar monitor, sedangkan saya terganjal oleh ide dan gagasan yang tak muncul-muncul di otak.
agustianwar wrote on Mar 18, '07
"Heh heh heh, membaca artikel ini saya jadi semangat lagi. Ternyata macet menulis ini bukan hanya milik saya yang baru tertatih-tatih belajar menulis tapi juga miliknya Mas Agusti Anwar. Bedanya, Mas Agus terganjal oleh tuts k yang tidak muncul di layar monitor, sedangkan saya terganjal oleh ide dan gagasan yang tak muncul-muncul di otak.
Ha ha ha....block tidak menulis dihadapi oleh siapa pun. Tadi malam saya kebetulan menonton film "Stranger than fiction", yang juga menyangkut writer's block yang dialami sang tokoh, bahkan telah berlangsung 10 tahun.

Terhalang menulis memang dialami semua kita yang suka menulis. Alasan untuk menunda itu bisa macam-macam, mulai dari tuts k yang bandel sampai lain-lain yang lebih canggih. Tapi, jujur saja, isteri saya baru dua hari yang lalu meledek: "Katanya karena tuts k yang macet, sekarang sudah punya laptop baru yang tutsnya lembut, tetap saja nggak menulis..." ha ha ha.....

Ya, memang, karena masalah laptop yang dulu (apalagi sistemnya memang telah semakin berat), saya jadi beli laptop baru yang (ok bangetlah gitu), tetapi eh ternyata tetap belum mengalir lagi tulisan-tulisan itu, ha ha ha. Apalagi kebetulan di kantor pekerjaan sedang menumpuk dan menunggu antrian....mmm........

Yang jelas, tetap saja mencoba ya, jangan berhenti.....sebagai manusia, kita selalu naik dan turun kok.....salam dari LA, Anwar.

rinurbad wrote on Sep 24, '07
sekarang sudah punya laptop baru yang tutsnya lembut, tetap saja nggak menulis..."
Itu yang sering saya katakan pada diri sendiri:) Terima kasih atas jurnalnya.
agustianwar wrote on Sep 25, '07
Itu yang sering saya katakan pada diri sendiri:) Terima kasih atas jurnalnya.
Alasan untuk menunda selalu bisa macam-macam, ya kan. Rini pun menghadapinya. Memang tantangan terbesar dalam hidup paling sering adalah menaklukkan diri sendiri.....salam.....
elfarid wrote on Jul 29, edited on Jul 29
Writer's block dan BLOG WRITER apa bedanya ya?
agustianwar wrote on Jul 29
elfarid said
Writer's block dan BLOG WRITER apa bedanya ya?
Ada-ada aja Mas.....kalau sempat sama artinya, wah susah deh......
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help