Blog EntrySEMUA RAHMAT-RAHMAT KECIL ITUMay 14, '08 10:39 PM
for everyone





Kolom: Agusti Anwar

Sudah galibnya manusia bahwa kita suka melihat yang besar-besar dan mengabaikan hal-hal kecil. Tetapi, kalau kita lihat secara lebih teliti, seringkali hal-hal besar yang kita alami atau berlangsung di sekitar kita merupakan kumpulan dari satu dua, ratusan atau jutaan hal-hal kecil.


Tuhan bahkan menganugerahi kita demikian banyak rahmat-rahmat kecil. Dalam bahasa Inggeris, saya suka menyebutnya sebagai all those small favours yang diberikan kepada kita. Semua maklum saja kalau anugerah-anugerah kecil yang kita terima itu cenderung kita anggap sebagai hal-hal yang niscaya (taken for granted). Seringkali ia terlalu biasa, terlalu kecil, terlalu sederhana, terlalu tidak penting, sehingga berlalu begitu saja dari ingatan kita.

Namun hal-hal kecil dapat saja berupa titik pemberat yang mengawali sebuah peristiwa atau perubahan besar. Kalau meminjam istilah Malcom Gladwell, rahmat-rahmat kecil yang saya maksud dapat menjadi semacam tipping point, yang ada tidaknya ia menjadi pemicu sesuatu yang [lebih] penting.

Rahmat-rahmat kecil ini dapat membawa hal-hal indah dalam hidup kita. Ketika anda letih bekerja di kantor, demikian banyak permasalahan yang dihadapi, ada tekanan ini itu, namun ketika sampai di rumah, puteri kecil anda datang bercanda dan mencium pipi anda dengan mencuri-curi, itu adalah rahmat kecil yang dapat saja mejadi pembenteng dari sesuatu yang buruk.

Katakanlah kalau skenario yang terjadi justru lain. Anda letih bekerja di kantor, demikian banyak permasalahan yang dihadapi, ada tekanan ini itu, namun ketika sampai di rumah disambut dengan tangisan anak, isteri yang cemberut, suasana yang berantakan. Besar peluangnya anda semakin jengkel, bisa tertekan, marah. Dan katakanlah, karena kesal anda ke luar rumah, mengandari mobil, mudah panas dan dalam suasana tak nyaman itu tiba-tiba mengalami tabrakan.  Rahmat-rahmat kecil dapat pula menghindarkan hal-hal buruk dalam hidup kita.

Cobalah diam sebentar, kenang hal-hal kecil yang pernah terjadi kepada kita. Misalnya, ketika sedang menyeberang jalan sambil bicara di telpon genggam, tiba-tiba anda tertarik menoleh ke sebuah gambar iklan di tembok gedung sehingga sedetik berhenti. Apa yang mungkin terjadi?

Ia akan mejadi rahmat kecil ketika ternyata terhentinya langkah anda itu mengakibatkan anda terselamatkan dari tubrukan mobil kencang yang menerobos lampu merah. Sekiranya bukan karena tertarik oleh sebuah gambar iklan sepele di tembok gedung, dengan telepon genggam di telinga kanan, anda mungkin telah terkapar di tepi trotoar karena terobosan sedan putih yang supirnya sedang lalai itu.

Bayangkan apabila ternyata supir yang menerobos lampu merah tadi adalah seorang laki-laki yang telah letih bekerja di kantor, demikian banyak permasalahan yang dihadapi, ada tekanan ini itu, namun ketika sampai di rumah semakin marah dan akhirnya keluar lagi dengan hati yang panas?

Semua rahmat-rahmat kecil itu dapat saja berupa kesempatan kedua untuk sesuatu yang lebih besar. Ketika kita terhindar dari lubang kecil di jalan, barang yang tak jadi dibeli, kemarahan yang tak jadi ditumpahkan. Ketika kita mengatakan "untung tadi sempat menginjak rem", "untung tidak sempat ditandatangani", "untung tidak sempat terjatuh", "untung kompor sempat dicek", "untung dompet ketinggalan di rumah" dan seterusnya.

Orang tua dulu suka menyebut-nyebut soal "untung" ini. Terlepas dari kesederhanaan cara penyampaiannya, ia adalah sebentuk  'local wisdom' yang perlu dimaknai secara lebih pas. Sebetulnya sering apa yang kita sebut "untung" tadi merupakan bentuk dari rahmat-rahmat kecil yang diberikan Tuhan kepada kita. Rahmat-rahmat kecil yang terasa jadi sangat biasa dan terlupakan; bahkan jadi lalai untuk kita syukuri.

Los Angeles, 14 Mei 2008


12 CommentsChronological   Reverse   Threaded
peduli wrote on May 14
Subhanallah...terlalu banyak rahmat yg telah Allah anugerahkan kpd kita, smg kita termasuk hamba2Nya yg senantiasa bersyukur atas rahmat, nikmat dan karuniaNya yg tak terhitung tsb, amiin :)
yudimuslim wrote on May 14
bener pak..
sekecil apapun dia tetaplah nikmat..:)
salam
kalibening wrote on May 15
thanks Pak telah diingatkan...
melvinapatino wrote on May 15
wah bener bgt tuh pak anwar.. TFS
medzilla wrote on May 15
sperti org jawa yg slalu 'untung' ya pak?!
kalo ditabrak sedan...untung hp-nya ga rusak,
kalo hp-nya rusak...untung cuma hp yg rusak ngga kena kaki,
kalo kena kaki...untung cuma kaki kanan blom dua2nya,
kalo kena dua2nya...untung cuma kaki ngga badannya,
kalo kena badan...untung cuma lecet diluar ga kna jantung,
kalo kena jantung...untung masih bisa dioperasi dst. dst.

sburuk2nya keadaan masih banyak hal2 kecil yg patut di syukurin :0)
nadaminor wrote on May 15
"Rahmat-rahmat kecil yang terasa jadi sangat biasa dan terlupakan; bahkan jadi lalai untuk kita syukuri."

Terima kasih telah berbagi, rahmat kecil dan sangat biasa kita alami seperti melihat, mendengar bahkan menghirup udara gratispun sudah nikmat sekali pak, tulisan tsb diatas mengingatkan saya pada kalimat sbb:

"sekiranya engkau akan menulis/menghitung rahmat/nikmat yg AKu berikan padamu, niscaya engkau tidak akan sanggup menghitungnya, sekalipun tinta yang engkau gunakan untuk menulisnya sejumlah air dilautan" atau...." Jika engkau mensyukuri rahmat/nikmat yang AKU beri (sekecil apapun itu) maka akan kulipat gandakan (dgn rahmat/nikmat yang lainnya), dan apabila engkau mengingkari akan rahmat/nikmatKu, sesungguhnya siksaKu amat pedih.!!"

wallahu'alam....

salam.
agustianwar wrote on May 15
peduli said
Subhanallah...terlalu banyak rahmat yg telah Allah anugerahkan kpd kita, smg kita termasuk hamba2Nya yg senantiasa bersyukur atas rahmat, nikmat dan karuniaNya yg tak terhitung tsb, amiin :)
Amin...semoga bisa selalu yang Kosi...
agustianwar wrote on May 15
bener pak..
sekecil apapun dia tetaplah nikmat..:)
salam
Cocok Mas...
agustianwar wrote on May 15
wah bener bgt tuh pak anwar.. TFS
My pleasure, semoga bermanfaat....
agustianwar wrote on May 15
thanks Pak telah diingatkan...
Sekedar saling mengingatkan; terutama bagi saya sendiri....
agustianwar wrote on May 15
sburuk2nya keadaan masih banyak hal2 kecil yg patut di syukurin :0)
Mungkin lebih enak kalau "sebaik-baiknya keadaan adalah besyukur" he he he.... Rumus yang paling pas, kalau diberi rahmat bersyukur, diberi cobaan bersabar...salam, sampai Minggu....
agustianwar wrote on May 15
"Rahmat-rahmat kecil yang terasa jadi sangat biasa dan terlupakan; bahkan jadi lalai untuk kita syukuri."

Terima kasih telah berbagi, rahmat kecil dan sangat biasa kita alami seperti melihat, mendengar bahkan menghirup udara gratispun sudah nikmat sekali pak, tulisan tsb diatas mengingatkan saya pada kalimat sbb:

"sekiranya engkau akan menulis/menghitung rahmat/nikmat yg AKu berikan padamu, niscaya engkau tidak akan sanggup menghitungnya, sekalipun tinta yang engkau gunakan untuk menulisnya sejumlah air dilautan" atau...." Jika engkau mensyukuri rahmat/nikmat yang AKU beri (sekecil apapun itu) maka akan kulipat gandakan (dgn rahmat/nikmat yang lainnya), dan apabila engkau mengingkari akan rahmat/nikmatKu, sesungguhnya siksaKu amat pedih.!!"

wallahu'alam....

salam.
MasyaAllah...benar sekali Pak.....thx....
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help